Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
" SUGENG RAWUH DI WEBSITE RESMI DESA DUKUHREJO "

Info

BERITA DAERAH

Kebakaran Warung Nasi Goreng Sedap Malam Purworejo, Api Merembet ke Tiga Kios dan Rumah Warga

PURWOREJO – Kebakaran melanda Warung Nasi Goreng Sedap Malam di Jalan Brigjen Katamso, kawasan Pangenjurutengah, Kabupaten Purworejo, Senin (14/9/2026) malam. Api yang diduga berasal dari kompor gas tersebut merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya hingga menghanguskan tiga kios dan berdampak pada satu rumah tinggal.

 

Peristiwa yang terjadi tepat di depan Polsek Purworejo itu dilaporkan sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut, sementara kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Siswantoro Dwi Nugroho, menjelaskan kebakaran bermula ketika pemilik warung, Zainal Abidin (31), warga Doplang, sedang memasak nasi goreng. 

Saat proses memasak berlangsung, api dari kompor tiba-tiba menyambar bagian regulator tabung gas. Api kemudian membesar dan diduga menyebabkan kebocoran gas.

“Pada saat memasak, api dari tungku atau wajan kemudian menyambar ke regulator dan mengakibatkan kebocoran. Api kemudian semakin membesar,” jelas Siswantoro.

Melihat kobaran api mulai membesar, Zainal sempat berusaha melakukan pemadaman awal dengan menyiramkan air ke sumber api. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Api justru menyambar gerobak nasi goreng yang berada di sekitar lokasi.

Kondisi semakin berbahaya ketika kobaran api mulai membesar dan merambat ke bagian dalam bangunan. Zainal bersama karyawannya, Wesdi (31), warga Tambakrejo, serta para pembeli yang berada di warung segera menyelamatkan diri. 

Api kemudian menjalar ke bagian atap dan merembet ke arah utara, membakar kios Teh Nirwana, kios galon Cleo, serta bagian belakang deretan bangunan yang merupakan rumah tinggal milik Amin. Mendapat laporan kebakaran, petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo segera bergerak melakukan pemadaman. Penanganan dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo.

 

Sebanyak empat unit armada Damkar Kabupaten Purworejo dikerahkan, terdiri atas dua unit dari Mako Induk, satu unit dari Kutoarjo, dan satu unit dari Purwodadi.

Petugas juga mendapat bantuan dua unit armada dari Batalyon Teritorial Pembangunan (TP), satu unit dari Kodim, serta dukungan suplai air dari Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD.

“Total ada empat unit dari kami, kemudian dibantu unsur lain, termasuk TNI, Polri, BPBD, PSC 119, PMI, DLH, dan relawan,” kata Siswantoro.

Untuk memperkuat penanganan, sekitar 30 personel tambahan yang sedang tidak bertugas turut dikerahkan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

 Siswantoro mengatakan, kondisi kawasan yang padat menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Posisi bangunan yang berada di tepi jalan utama, ditambah banyaknya warga yang berkerumun untuk menyaksikan kejadian, membuat petugas kesulitan menjangkau titik api dari berbagai arah.

“Karena lokasinya padat, kami kesulitan melakukan penyiraman dari segala arah. Selain itu, banyak warga yang menonton sehingga lalu lintas di jalan utama menjadi sangat padat,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan memasak, baik kompor gas maupun tungku berbahan bakar kayu.

Menurutnya, kewaspadaan dan pemahaman mengenai cara pemadaman awal yang tepat sangat penting untuk mencegah api semakin membesar.

Kapolsek Purworejo, AKP Diyah Ayu, mengatakan anggota Polsek yang berada tidak jauh dari lokasi langsung bergerak setelah mendengar suara ledakan dan melihat kobaran api membesar.

“Karena lokasinya dekat dengan Polsek, anggota langsung menuju ke sana dan melaporkan kejadian kepada instansi terkait untuk meminta bantuan,” jelasnya.

Menurut Diyah, terdapat sekitar empat bangunan yang terdampak, terdiri atas tiga kios dan satu rumah tinggal. 

Petugas kepolisian bersama unsur terkait melakukan pengamanan lokasi, menghalau warga yang mendekat, serta memastikan keselamatan masyarakat selama proses pemadaman berlangsung.

“Kami mengedepankan keamanan masyarakat. Jangan sampai warga yang ingin menonton justru ikut menjadi korban,” tegasnya.

Polisi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kerugian maupun penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal, api berasal dari kompor yang menyambar regulator tabung gas saat pemilik warung sedang memasak.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan peralatan memasak, terutama memastikan kondisi regulator, selang, dan tabung gas dalam keadaan aman sebelum digunakan. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pemadaman dengan cara yang berisiko serta segera menjauh dan meminta bantuan petugas apabila api mulai membesar.

 

https://www.purworejo24.com/2026/09/kebakaran-warung-nasi-goreng-sedap-malam-purworejo-api-merembet-ke-tiga-kios-dan-rumah-warga/

 

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Dukuhrejo

910 910

901 1811

1811

1811 1811

TOTAL : 1811 ORANG

910

LAKI-LAKI

901

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo
Desa : Dukuhrejo
Kecamatan : Bayan
Kabupaten : Purworejo
Kodepos : 54224

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.309.615.751,00
Realisasi:RP 1.256.766.409,00

95.96%

Belanja

Anggaran:Rp 1.183.606.540,00
Realisasi:RP 1.111.626.971,00

93.92%

Pembiayaan

Anggaran:Rp 186.579.789,00
Realisasi:RP 186.579.789,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 1.685.093,00
Realisasi:RP 1.685.093,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 113.275.736,00
Realisasi:RP 102.265.895,00

90.28%

Dana Desa

Anggaran:Rp 765.705.000,00
Realisasi:RP 765.705.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 56.037.550,00
Realisasi:RP 37.060.550,00

66.14%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 326.292.400,00
Realisasi:RP 313.188.400,00

95.98%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran:Rp 45.421.272,00
Realisasi:RP 35.162.552,00

77.41%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Anggaran:Rp 838.700,00
Realisasi:RP 838.700,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 360.000,00
Realisasi:RP 860.219,00

238.95%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 559.256.090,00
Realisasi:RP 503.651.821,00

90.06%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 240.564.800,00
Realisasi:RP 229.852.700,00

95.55%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 313.872.450,00
Realisasi:RP 313.072.450,00

99.75%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 15.913.200,00
Realisasi:RP 11.050.000,00

69.44%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 54.000.000,00
Realisasi:RP 54.000.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

BERITA DAERAH

Kebakaran Warung Nasi Goreng Sedap Malam Purworejo, Api Merembet ke Tiga Kios dan Rumah Warga

PURWOREJO – Kebakaran melanda Warung Nasi Goreng Sedap Malam di Jalan Brigjen Katamso, kawasan Pangenjurutengah, Kabupaten Purworejo, Senin (14/9/2026) malam. Api yang diduga berasal dari kompor gas tersebut merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya hingga menghanguskan tiga kios dan berdampak pada satu rumah tinggal.

 

Peristiwa yang terjadi tepat di depan Polsek Purworejo itu dilaporkan sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut, sementara kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Siswantoro Dwi Nugroho, menjelaskan kebakaran bermula ketika pemilik warung, Zainal Abidin (31), warga Doplang, sedang memasak nasi goreng. 

Saat proses memasak berlangsung, api dari kompor tiba-tiba menyambar bagian regulator tabung gas. Api kemudian membesar dan diduga menyebabkan kebocoran gas.

“Pada saat memasak, api dari tungku atau wajan kemudian menyambar ke regulator dan mengakibatkan kebocoran. Api kemudian semakin membesar,” jelas Siswantoro.

Melihat kobaran api mulai membesar, Zainal sempat berusaha melakukan pemadaman awal dengan menyiramkan air ke sumber api. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Api justru menyambar gerobak nasi goreng yang berada di sekitar lokasi.

Kondisi semakin berbahaya ketika kobaran api mulai membesar dan merambat ke bagian dalam bangunan. Zainal bersama karyawannya, Wesdi (31), warga Tambakrejo, serta para pembeli yang berada di warung segera menyelamatkan diri. 

Api kemudian menjalar ke bagian atap dan merembet ke arah utara, membakar kios Teh Nirwana, kios galon Cleo, serta bagian belakang deretan bangunan yang merupakan rumah tinggal milik Amin. Mendapat laporan kebakaran, petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo segera bergerak melakukan pemadaman. Penanganan dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo.

 

Sebanyak empat unit armada Damkar Kabupaten Purworejo dikerahkan, terdiri atas dua unit dari Mako Induk, satu unit dari Kutoarjo, dan satu unit dari Purwodadi.

Petugas juga mendapat bantuan dua unit armada dari Batalyon Teritorial Pembangunan (TP), satu unit dari Kodim, serta dukungan suplai air dari Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD.

“Total ada empat unit dari kami, kemudian dibantu unsur lain, termasuk TNI, Polri, BPBD, PSC 119, PMI, DLH, dan relawan,” kata Siswantoro.

Untuk memperkuat penanganan, sekitar 30 personel tambahan yang sedang tidak bertugas turut dikerahkan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

 Siswantoro mengatakan, kondisi kawasan yang padat menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Posisi bangunan yang berada di tepi jalan utama, ditambah banyaknya warga yang berkerumun untuk menyaksikan kejadian, membuat petugas kesulitan menjangkau titik api dari berbagai arah.

“Karena lokasinya padat, kami kesulitan melakukan penyiraman dari segala arah. Selain itu, banyak warga yang menonton sehingga lalu lintas di jalan utama menjadi sangat padat,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan memasak, baik kompor gas maupun tungku berbahan bakar kayu.

Menurutnya, kewaspadaan dan pemahaman mengenai cara pemadaman awal yang tepat sangat penting untuk mencegah api semakin membesar.

Kapolsek Purworejo, AKP Diyah Ayu, mengatakan anggota Polsek yang berada tidak jauh dari lokasi langsung bergerak setelah mendengar suara ledakan dan melihat kobaran api membesar.

“Karena lokasinya dekat dengan Polsek, anggota langsung menuju ke sana dan melaporkan kejadian kepada instansi terkait untuk meminta bantuan,” jelasnya.

Menurut Diyah, terdapat sekitar empat bangunan yang terdampak, terdiri atas tiga kios dan satu rumah tinggal. 

Petugas kepolisian bersama unsur terkait melakukan pengamanan lokasi, menghalau warga yang mendekat, serta memastikan keselamatan masyarakat selama proses pemadaman berlangsung.

“Kami mengedepankan keamanan masyarakat. Jangan sampai warga yang ingin menonton justru ikut menjadi korban,” tegasnya.

Polisi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kerugian maupun penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal, api berasal dari kompor yang menyambar regulator tabung gas saat pemilik warung sedang memasak.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan peralatan memasak, terutama memastikan kondisi regulator, selang, dan tabung gas dalam keadaan aman sebelum digunakan. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pemadaman dengan cara yang berisiko serta segera menjauh dan meminta bantuan petugas apabila api mulai membesar.

 

https://www.purworejo24.com/2026/09/kebakaran-warung-nasi-goreng-sedap-malam-purworejo-api-merembet-ke-tiga-kios-dan-rumah-warga/

 

Beri Komentar

Komentar Facebook