Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
| Hari ini | : | 52 |
| Kemarin | : | 571 |
| Total | : | 38.658 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.88 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Info
DUKUHREJO -- Suasana sore yang cerah menjadi momen penuh kehangatan saat warga RW 3 berkumpul di kediaman Kepala Desa Dukuhrejo, Bpk. Suhadi, S.Sos. Dalam suasana yang guyub pada hari ini selasa, 25 Agustus 2026. Warga RW3 bersama jajaran Pemerintah Desa Dukuhrejo menggelar kegiatan Panggangan sebagai bentuk peringatan peristiwa penting Maulud Nabi Muhammad SAW.
Melestarikan Kearifan Lokal di Tengah Arus Zaman
Acara tradisi Panggangan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata komitmen masyarakat setempat untuk "tetep nguri-uri budaya Jowo". Langkah ini menjadi upaya aktif warga dalam merawat nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Mengemas nuansa keagamaan yang dipadukan dengan tradisi kebudayaan terbukti menjadi sarana ampuh warga Dukuhrejo untuk menjaga kekompakan, spiritualitas, serta rasa kebersamaan agar tidak tergerus oleh pesatnya perkembangan zaman.
Rangkaian Acara Khidmat dan Penuh Apresiasi
Rangkaian prosesi acara berlangsung hangat sekaligus khidmat. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Dukuhrejo, Bpk. Suhadi, S.Sos, yang memberikan apresiasi mendalam atas solidaritas warga RW 3. Beliau memuji kekompakan masyarakat yang terus menjaga kelestarian tradisi budaya sekaligus merayakan momen penting dalam sejarah Islam.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas rahmat yang diterima serta permohonan limpahan keberkahan.
Harapan untuk Kesejahteraan Desa
Lewat doa yang dipanjatkan bersama, seluruh hadirin berharap Desa Dukuhrejo senantiasa dilindungi dalam suasana yang aman, rukun, dan semakin maju. Warga juga mendoakan agar seluruh lapisan masyarakat senantiasa dianugerahi kesehatan dan kekuatan dalam menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berbasis kebudayaan dan nilai spiritual seperti ini diharapkan dapat terus diselenggarakan secara rutin. Selain memperkuat akar budaya dan keimanan, tradisi Panggangan terbukti menjadi jembatan silaturahmi yang ampuh dalam mempererat persaudaraan di lingkungan Desa Dukuhrejo. (adm)
Dokumentasi :
Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN
Total Populasi Desa Dukuhrejo
910 910
901 1811
1811
1811 1811
TOTAL : 1811 ORANG
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
| Alamat | : | Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo |
| Desa | : | Dukuhrejo |
| Kecamatan | : | Bayan |
| Kabupaten | : | Purworejo |
| Kodepos | : | 54224 |
| Anggaran | : | Rp 1.309.615.751,00 |
| Realisasi | : | RP 1.256.766.409,00 |
95.96%
| Anggaran | : | Rp 1.183.606.540,00 |
| Realisasi | : | RP 1.111.626.971,00 |
93.92%
| Anggaran | : | Rp 186.579.789,00 |
| Realisasi | : | RP 186.579.789,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 1.685.093,00 |
| Realisasi | : | RP 1.685.093,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 113.275.736,00 |
| Realisasi | : | RP 102.265.895,00 |
90.28%
| Anggaran | : | Rp 765.705.000,00 |
| Realisasi | : | RP 765.705.000,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 56.037.550,00 |
| Realisasi | : | RP 37.060.550,00 |
66.14%
| Anggaran | : | Rp 326.292.400,00 |
| Realisasi | : | RP 313.188.400,00 |
95.98%
| Anggaran | : | Rp 45.421.272,00 |
| Realisasi | : | RP 35.162.552,00 |
77.41%
| Anggaran | : | Rp 838.700,00 |
| Realisasi | : | RP 838.700,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 360.000,00 |
| Realisasi | : | RP 860.219,00 |
238.95%
| Anggaran | : | Rp 559.256.090,00 |
| Realisasi | : | RP 503.651.821,00 |
90.06%
| Anggaran | : | Rp 240.564.800,00 |
| Realisasi | : | RP 229.852.700,00 |
95.55%
| Anggaran | : | Rp 313.872.450,00 |
| Realisasi | : | RP 313.072.450,00 |
99.75%
| Anggaran | : | Rp 15.913.200,00 |
| Realisasi | : | RP 11.050.000,00 |
69.44%
| Anggaran | : | Rp 54.000.000,00 |
| Realisasi | : | RP 54.000.000,00 |
100%
DUKUHREJO -- Suasana sore yang cerah menjadi momen penuh kehangatan saat warga RW 3 berkumpul di kediaman Kepala Desa Dukuhrejo, Bpk. Suhadi, S.Sos. Dalam suasana yang guyub pada hari ini selasa, 25 Agustus 2026. Warga RW3 bersama jajaran Pemerintah Desa Dukuhrejo menggelar kegiatan Panggangan sebagai bentuk peringatan peristiwa penting Maulud Nabi Muhammad SAW.
Melestarikan Kearifan Lokal di Tengah Arus Zaman
Acara tradisi Panggangan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata komitmen masyarakat setempat untuk "tetep nguri-uri budaya Jowo". Langkah ini menjadi upaya aktif warga dalam merawat nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Mengemas nuansa keagamaan yang dipadukan dengan tradisi kebudayaan terbukti menjadi sarana ampuh warga Dukuhrejo untuk menjaga kekompakan, spiritualitas, serta rasa kebersamaan agar tidak tergerus oleh pesatnya perkembangan zaman.
Rangkaian Acara Khidmat dan Penuh Apresiasi
Rangkaian prosesi acara berlangsung hangat sekaligus khidmat. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Dukuhrejo, Bpk. Suhadi, S.Sos, yang memberikan apresiasi mendalam atas solidaritas warga RW 3. Beliau memuji kekompakan masyarakat yang terus menjaga kelestarian tradisi budaya sekaligus merayakan momen penting dalam sejarah Islam.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas rahmat yang diterima serta permohonan limpahan keberkahan.
Harapan untuk Kesejahteraan Desa
Lewat doa yang dipanjatkan bersama, seluruh hadirin berharap Desa Dukuhrejo senantiasa dilindungi dalam suasana yang aman, rukun, dan semakin maju. Warga juga mendoakan agar seluruh lapisan masyarakat senantiasa dianugerahi kesehatan dan kekuatan dalam menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berbasis kebudayaan dan nilai spiritual seperti ini diharapkan dapat terus diselenggarakan secara rutin. Selain memperkuat akar budaya dan keimanan, tradisi Panggangan terbukti menjadi jembatan silaturahmi yang ampuh dalam mempererat persaudaraan di lingkungan Desa Dukuhrejo. (adm)
Dokumentasi :
Titik sudarti
21 Oktober 2026 07:29:23
Keren Semangat bekerja dan selamat berjuang Terus semangat dalam berinovasi mencari terobosan baru...