Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
| Hari ini | : | 134 |
| Kemarin | : | 68 |
| Total | : | 38.169 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.88 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Info
Purworejo, 24 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, menggelar acara doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional di Gedung Olahraga Parto Sudiro, Jumat malam (24/10).
Meski diguyur hujan sejak sore hari, semangat masyarakat Desa Dukuhrejo tidak surut untuk menghadiri kegiatan yang sarat makna tersebut.
Dengan mengusung visi “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, acara ini diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kebersamaan di kalangan warga desa.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama untuk para santri dan ulama yang telah berjasa dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Suasana khidmat terasa di tengah gemericik hujan yang membasahi lingkungan sekitar gedung olahraga.
Selain doa bersama, acara juga diisi dengan “Gendu-gendu Roso” — sesi dialog santai antara perangkat desa dan warga. Dalam kesempatan tersebut, dibahas beberapa isu strategis dan capaian pembangunan Desa Dukuhrejo, di antaranya:
Peningkatan status Desa Dukuhrejo menjadi Desa Mandiri,
Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat,
Program Desa Digital melalui pengelolaan website resmi desa untuk transparansi informasi, serta
Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang didukung oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kepala Desa Dukuhrejo (Suhadi,S.sos) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan desa.
“Semangat Hari Santri ini menjadi pengingat bahwa kemandirian dan kemajuan desa adalah bagian dari perjuangan panjang untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan bermartabat di mata dunia,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah sederhana, menciptakan kehangatan di tengah udara malam yang sejuk setelah hujan reda.
Purworejo, 24 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, menggelar acara doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional di Gedung Olahraga Parto Sudiro, Jumat malam (24/10).
Meski diguyur hujan sejak sore hari, semangat masyarakat Desa Dukuhrejo tidak surut untuk menghadiri kegiatan yang sarat makna tersebut.
Dengan mengusung visi “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, acara ini diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kebersamaan di kalangan warga desa.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama untuk para santri dan ulama yang telah berjasa dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Suasana khidmat terasa di tengah gemericik hujan yang membasahi lingkungan sekitar gedung olahraga.
Selain doa bersama, acara juga diisi dengan “Gendu-gendu Roso” — sesi dialog santai antara perangkat desa dan warga. Dalam kesempatan tersebut, dibahas beberapa isu strategis dan capaian pembangunan Desa Dukuhrejo, di antaranya:
Peningkatan status Desa Dukuhrejo menjadi Desa Mandiri,
Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat,
Program Desa Digital melalui pengelolaan website resmi desa untuk transparansi informasi, serta
Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang didukung oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kepala Desa Dukuhrejo (Suhadi,S.sos) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan desa.
“Semangat Hari Santri ini menjadi pengingat bahwa kemandirian dan kemajuan desa adalah bagian dari perjuangan panjang untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan bermartabat di mata dunia,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah sederhana, menciptakan kehangatan di tengah udara malam yang sejuk setelah hujan reda.
Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN
Total Populasi Desa Dukuhrejo
910 910
901 1811
1811
1811 1811
TOTAL : 1811 ORANG
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
| Alamat | : | Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo |
| Desa | : | Dukuhrejo |
| Kecamatan | : | Bayan |
| Kabupaten | : | Purworejo |
| Kodepos | : | 54224 |
| Anggaran | : | Rp 1.309.615.751,00 |
| Realisasi | : | RP 1.256.766.409,00 |
95.96%
| Anggaran | : | Rp 1.183.606.540,00 |
| Realisasi | : | RP 1.111.626.971,00 |
93.92%
| Anggaran | : | Rp 186.579.789,00 |
| Realisasi | : | RP 186.579.789,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 1.685.093,00 |
| Realisasi | : | RP 1.685.093,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 113.275.736,00 |
| Realisasi | : | RP 102.265.895,00 |
90.28%
| Anggaran | : | Rp 765.705.000,00 |
| Realisasi | : | RP 765.705.000,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 56.037.550,00 |
| Realisasi | : | RP 37.060.550,00 |
66.14%
| Anggaran | : | Rp 326.292.400,00 |
| Realisasi | : | RP 313.188.400,00 |
95.98%
| Anggaran | : | Rp 45.421.272,00 |
| Realisasi | : | RP 35.162.552,00 |
77.41%
| Anggaran | : | Rp 838.700,00 |
| Realisasi | : | RP 838.700,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 360.000,00 |
| Realisasi | : | RP 860.219,00 |
238.95%
| Anggaran | : | Rp 559.256.090,00 |
| Realisasi | : | RP 503.651.821,00 |
90.06%
| Anggaran | : | Rp 240.564.800,00 |
| Realisasi | : | RP 229.852.700,00 |
95.55%
| Anggaran | : | Rp 313.872.450,00 |
| Realisasi | : | RP 313.072.450,00 |
99.75%
| Anggaran | : | Rp 15.913.200,00 |
| Realisasi | : | RP 11.050.000,00 |
69.44%
| Anggaran | : | Rp 54.000.000,00 |
| Realisasi | : | RP 54.000.000,00 |
100%
Purworejo, 24 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, menggelar acara doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional di Gedung Olahraga Parto Sudiro, Jumat malam (24/10).
Meski diguyur hujan sejak sore hari, semangat masyarakat Desa Dukuhrejo tidak surut untuk menghadiri kegiatan yang sarat makna tersebut.
Dengan mengusung visi “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, acara ini diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kebersamaan di kalangan warga desa.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama untuk para santri dan ulama yang telah berjasa dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Suasana khidmat terasa di tengah gemericik hujan yang membasahi lingkungan sekitar gedung olahraga.
Selain doa bersama, acara juga diisi dengan “Gendu-gendu Roso” — sesi dialog santai antara perangkat desa dan warga. Dalam kesempatan tersebut, dibahas beberapa isu strategis dan capaian pembangunan Desa Dukuhrejo, di antaranya:
Peningkatan status Desa Dukuhrejo menjadi Desa Mandiri,
Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat,
Program Desa Digital melalui pengelolaan website resmi desa untuk transparansi informasi, serta
Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang didukung oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kepala Desa Dukuhrejo (Suhadi,S.sos) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan desa.
“Semangat Hari Santri ini menjadi pengingat bahwa kemandirian dan kemajuan desa adalah bagian dari perjuangan panjang untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan bermartabat di mata dunia,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah sederhana, menciptakan kehangatan di tengah udara malam yang sejuk setelah hujan reda.
Purworejo, 24 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, menggelar acara doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional di Gedung Olahraga Parto Sudiro, Jumat malam (24/10).
Meski diguyur hujan sejak sore hari, semangat masyarakat Desa Dukuhrejo tidak surut untuk menghadiri kegiatan yang sarat makna tersebut.
Dengan mengusung visi “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, acara ini diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kebersamaan di kalangan warga desa.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama untuk para santri dan ulama yang telah berjasa dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Suasana khidmat terasa di tengah gemericik hujan yang membasahi lingkungan sekitar gedung olahraga.
Selain doa bersama, acara juga diisi dengan “Gendu-gendu Roso” — sesi dialog santai antara perangkat desa dan warga. Dalam kesempatan tersebut, dibahas beberapa isu strategis dan capaian pembangunan Desa Dukuhrejo, di antaranya:
Peningkatan status Desa Dukuhrejo menjadi Desa Mandiri,
Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat,
Program Desa Digital melalui pengelolaan website resmi desa untuk transparansi informasi, serta
Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang didukung oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kepala Desa Dukuhrejo (Suhadi,S.sos) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan desa.
“Semangat Hari Santri ini menjadi pengingat bahwa kemandirian dan kemajuan desa adalah bagian dari perjuangan panjang untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan bermartabat di mata dunia,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah sederhana, menciptakan kehangatan di tengah udara malam yang sejuk setelah hujan reda.
Titik sudarti
21 Oktober 2026 07:29:23
Keren Semangat bekerja dan selamat berjuang Terus semangat dalam berinovasi mencari terobosan baru...