Dukuhrejo - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, menorehkan capaian penting sebagai KDMP pertama di Kabupaten Purworejo yang berhasil diselesaikan pembangunannya. Fasilitas ekonomi desa ini berdiri di atas tanah milik Pemerintah Desa Dukuhrejo dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat luas. Kehadiran KDMP diharapkan menjadi fondasi baru dalam penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Proses pembangunan KDMP Dukuhrejo berlangsung dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar dua bulan lebih hingga rampung sepenuhnya. Penyelesaian pembangunan ini menjadi hasil kerja sama dan sinergi berbagai pihak. Dalam kegiatan terkait pembangunan tersebut, hari ini turut hadir Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf. Imam Purwoko, S.E., M.H.I., Danramil 02 Bayan Kapten Inf. Budi Arifianto, Kepala Desa Dukuhrejo Suhadi, S.Sos., Sertu Nurdin selaku Babinsa Dukuhrejo, serta unsur terkait lainnya.
Dari sisi sarana dan prasarana, gedung KDMP memiliki ukuran 30 x 20 meter dan dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Bangunan ini dilengkapi satu area gudang untuk mendukung distribusi dan penyimpanan barang, serta enam unit gerai yang dapat dimanfaatkan warga sebagai ruang usaha. Fasilitas tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro dan memperlancar perputaran ekonomi desa.
Pemerintah Desa Dukuhrejo memastikan bahwa selama proses pembangunan, koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait terus dilakukan agar hasil pembangunan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan desa. Terkait aspek pendanaan serta mekanisme pengelolaan ke depan, pemerintah desa masih menunggu arahan resmi dari pemerintah, mengingat pembangunan dilaksanakan oleh pihak lain dan desa berada pada posisi menerima hasil pembangunan.
Meski demikian, pemerintah desa menyatakan komitmennya untuk mengelola KDMP secara tertib, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Warga pun berharap keberadaan KDMP Dukuhrejo dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang usaha bersama, sarana distribusi, serta motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.