Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
" SUGENG RAWUH DI WEBSITE RESMI DESA DUKUHREJO "

Info

BERITA DAERAH

Kebakaran Rumah dan Lahan Meningkat di Purworejo, Damkar Minta Warga Simpan Nomor Darurat

"Masyarakat bisa menyimpan nomor Damkar untuk berjaga-jaga di 082136331113"

PURWOREJO — Potensi kebakaran di Kabupaten Purworejo meningkat selama 2026. Untuk itu, Damkar meminta masyarakat Purworejo menyimpan nomor darurat agar jika terjadi kebakaran bisa segera diatasi. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Purworejo mencatat jumlah kejadian kebakaran hingga pertengahan Agustus sudah melampaui total kejadian sepanjang tahun 2025.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Purworejo, Slamet, S.IP, mengatakan bahwa kondisi kemarau panjang diduga menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko kebakaran, terutama kebakaran lahan. 

 

“Tahun ini memang ada potensi lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kemungkinan dipengaruhi kondisi alam yang mengalami kemarau panjang. Masyarakat bisa menyimpan nomor Damkar untuk berjaga-jaga di 082136331113,” kata Slamet saat ditemui, Selasa (12/8/2026).

Menurut Slamet, hingga saat ini Damkar Purworejo telah menangani 54 kejadian kebakaran. Angka tersebut sudah melampaui total kejadian tahun lalu yang tercatat 50 kasus selama satu tahun penuh.

Dari jumlah itu, 16 kejadian merupakan kebakaran lahan, sedangkan 17 kejadian lainnya adalah kebakaran rumah.

“Sementara sisanya ada kebakaran tempat usaha 7 kasus, 5 kasus kebakaran kendaraan, tabung gas 1 dan 8 lainnya,” ujarnya.

Slamet menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan total luas lahan yang terbakar maupun nilai kerugian secara keseluruhan karena masih memerlukan pendataan lebih lanjut. Kebakaran Lahan Paling Banyak Terjadi di Sejumlah Kecamatan

Berdasarkan data sementara Damkar, kebakaran lahan terjadi di beberapa wilayah, antara lain Banyuurip, Bayan, Purwodadi, dan Purworejo. Jenis lahan yang terbakar beragam, mulai dari pekarangan, kebun tebu, hingga lahan di kawasan lereng. Slamet mengungkapkan bahwa sebagian besar kebakaran lahan diduga bermula dari aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar. 

“Bisa jadi tujuannya hanya membersihkan lahan, tetapi kemudian api merembet dan tidak terkendali. Kami tidak mendalami apakah sengaja atau tidak, tetapi setiap ada laporan kebakaran lahan, petugas tetap langsung berangkat untuk melakukan pemadaman,” jelasnya.

Damkar Purworejo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Slamet menekankan pentingnya disiplin dalam mengelola sampah dan menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran.

“Intinya jangan membakar sampah sembarangan. Kalau tidak terkendali, api bisa meluas dan membakar area yang lebih besar,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang banyak ditumbuhi rumput kering.

“Orang yang merokok jangan membuang puntung rokok di jalan atau di tempat yang banyak rumput kering. Itu bisa memicu kebakaran dan membahayakan orang lain,” katanya.

Damkar Targetkan Tiba 15 Menit, Warga Diminta Simpan Nomor Darurat Untuk mempercepat penanganan, Damkar Purworejo meminta masyarakat menyimpan nomor telepon pemadam kebakaran dan segera melapor apabila terjadi kebakaran. Menurut Slamet, keterlambatan informasi sering terjadi karena warga terlebih dahulu meminta bantuan kepada orang lain sebelum menghubungi Damkar.

“Kalau Damkar langsung dihubungi, target kami 15 menit sudah sampai lokasi, dengan catatan jaraknya sekitar 7,5 kilometer,” ujarnya.

Saat ini Purworejo memiliki tiga pos layanan, yakni Mako Damkar Purworejo, Pos Kutoarjo, dan Pos Sukorejo. Karena keterbatasan sarana dan jangkauan wilayah, Damkar berharap masyarakat turut berperan dalam melakukan pencegahan dini.

“Pencegahan sedini mungkin akan sangat membantu mengurangi potensi kebakaran. Kalau terjadi kebakaran dan tidak bisa ditangani sendiri, segera laporkan ke Damkar,” pungkas Slamet. 

 

https://www.purworejo24.com/2026/08/kebakaran-rumah-dan-lahan-meningkat-di-purworejo-damkar-minta-warga-simpan-nomor-darurat/

 

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Dukuhrejo

910 910

901 1811

1811

1811 1811

TOTAL : 1811 ORANG

910

LAKI-LAKI

901

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo
Desa : Dukuhrejo
Kecamatan : Bayan
Kabupaten : Purworejo
Kodepos : 54224

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.309.615.751,00
Realisasi:RP 1.256.766.409,00

95.96%

Belanja

Anggaran:Rp 1.183.606.540,00
Realisasi:RP 1.111.626.971,00

93.92%

Pembiayaan

Anggaran:Rp 186.579.789,00
Realisasi:RP 186.579.789,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 1.685.093,00
Realisasi:RP 1.685.093,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 113.275.736,00
Realisasi:RP 102.265.895,00

90.28%

Dana Desa

Anggaran:Rp 765.705.000,00
Realisasi:RP 765.705.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 56.037.550,00
Realisasi:RP 37.060.550,00

66.14%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 326.292.400,00
Realisasi:RP 313.188.400,00

95.98%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran:Rp 45.421.272,00
Realisasi:RP 35.162.552,00

77.41%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Anggaran:Rp 838.700,00
Realisasi:RP 838.700,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 360.000,00
Realisasi:RP 860.219,00

238.95%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 559.256.090,00
Realisasi:RP 503.651.821,00

90.06%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 240.564.800,00
Realisasi:RP 229.852.700,00

95.55%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 313.872.450,00
Realisasi:RP 313.072.450,00

99.75%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 15.913.200,00
Realisasi:RP 11.050.000,00

69.44%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 54.000.000,00
Realisasi:RP 54.000.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

BERITA DAERAH

Kebakaran Rumah dan Lahan Meningkat di Purworejo, Damkar Minta Warga Simpan Nomor Darurat

"Masyarakat bisa menyimpan nomor Damkar untuk berjaga-jaga di 082136331113"

PURWOREJO — Potensi kebakaran di Kabupaten Purworejo meningkat selama 2026. Untuk itu, Damkar meminta masyarakat Purworejo menyimpan nomor darurat agar jika terjadi kebakaran bisa segera diatasi. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Purworejo mencatat jumlah kejadian kebakaran hingga pertengahan Agustus sudah melampaui total kejadian sepanjang tahun 2025.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Purworejo, Slamet, S.IP, mengatakan bahwa kondisi kemarau panjang diduga menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko kebakaran, terutama kebakaran lahan. 

 

“Tahun ini memang ada potensi lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kemungkinan dipengaruhi kondisi alam yang mengalami kemarau panjang. Masyarakat bisa menyimpan nomor Damkar untuk berjaga-jaga di 082136331113,” kata Slamet saat ditemui, Selasa (12/8/2026).

Menurut Slamet, hingga saat ini Damkar Purworejo telah menangani 54 kejadian kebakaran. Angka tersebut sudah melampaui total kejadian tahun lalu yang tercatat 50 kasus selama satu tahun penuh.

Dari jumlah itu, 16 kejadian merupakan kebakaran lahan, sedangkan 17 kejadian lainnya adalah kebakaran rumah.

“Sementara sisanya ada kebakaran tempat usaha 7 kasus, 5 kasus kebakaran kendaraan, tabung gas 1 dan 8 lainnya,” ujarnya.

Slamet menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan total luas lahan yang terbakar maupun nilai kerugian secara keseluruhan karena masih memerlukan pendataan lebih lanjut. Kebakaran Lahan Paling Banyak Terjadi di Sejumlah Kecamatan

Berdasarkan data sementara Damkar, kebakaran lahan terjadi di beberapa wilayah, antara lain Banyuurip, Bayan, Purwodadi, dan Purworejo. Jenis lahan yang terbakar beragam, mulai dari pekarangan, kebun tebu, hingga lahan di kawasan lereng. Slamet mengungkapkan bahwa sebagian besar kebakaran lahan diduga bermula dari aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar. 

“Bisa jadi tujuannya hanya membersihkan lahan, tetapi kemudian api merembet dan tidak terkendali. Kami tidak mendalami apakah sengaja atau tidak, tetapi setiap ada laporan kebakaran lahan, petugas tetap langsung berangkat untuk melakukan pemadaman,” jelasnya.

Damkar Purworejo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Slamet menekankan pentingnya disiplin dalam mengelola sampah dan menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran.

“Intinya jangan membakar sampah sembarangan. Kalau tidak terkendali, api bisa meluas dan membakar area yang lebih besar,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang banyak ditumbuhi rumput kering.

“Orang yang merokok jangan membuang puntung rokok di jalan atau di tempat yang banyak rumput kering. Itu bisa memicu kebakaran dan membahayakan orang lain,” katanya.

Damkar Targetkan Tiba 15 Menit, Warga Diminta Simpan Nomor Darurat Untuk mempercepat penanganan, Damkar Purworejo meminta masyarakat menyimpan nomor telepon pemadam kebakaran dan segera melapor apabila terjadi kebakaran. Menurut Slamet, keterlambatan informasi sering terjadi karena warga terlebih dahulu meminta bantuan kepada orang lain sebelum menghubungi Damkar.

“Kalau Damkar langsung dihubungi, target kami 15 menit sudah sampai lokasi, dengan catatan jaraknya sekitar 7,5 kilometer,” ujarnya.

Saat ini Purworejo memiliki tiga pos layanan, yakni Mako Damkar Purworejo, Pos Kutoarjo, dan Pos Sukorejo. Karena keterbatasan sarana dan jangkauan wilayah, Damkar berharap masyarakat turut berperan dalam melakukan pencegahan dini.

“Pencegahan sedini mungkin akan sangat membantu mengurangi potensi kebakaran. Kalau terjadi kebakaran dan tidak bisa ditangani sendiri, segera laporkan ke Damkar,” pungkas Slamet. 

 

https://www.purworejo24.com/2026/08/kebakaran-rumah-dan-lahan-meningkat-di-purworejo-damkar-minta-warga-simpan-nomor-darurat/

 

Beri Komentar

Komentar Facebook