Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
" SUGENG RAWUH DI WEBSITE RESMI DESA DUKUHREJO "

Info

BERITA NASIONAL

BGN Berganti Nahkoda: Dari Entomolog ke Lulusan Biologi

Dukuhrejo.id -- Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai kepala lembaga tersebut menggantikan Dadan Hindayana. Keputusan ini menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program strategis BGN, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Pergantian tersebut juga menarik perhatian karena latar belakang pendidikan kedua tokoh yang berbeda. Dadan Hindayana dikenal sebagai akademisi dan pakar entomologi atau ilmu serangga. Sebelum memimpin BGN, ia merupakan dosen di Departemen Proteksi Tanaman Institut Pertanian Bogor (IPB) dan menempuh pendidikan doktoral di bidang entomologi di Jerman.

Sementara itu, penggantinya, Nanik S. Deyang, memiliki latar belakang pendidikan di bidang biologi. Bahkan dalam perkenalan pertamanya sebagai Kepala BGN, Nanik secara khusus menegaskan bahwa dirinya merupakan lulusan Biologi, bukan Kehutanan sebagaimana sempat beredar dalam sejumlah pemberitaan. Ia menyebut dirinya sebagai Sarjana Biologi dan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Berdasarkan profil yang dipublikasikan BGN dan sejumlah media, Nanik merupakan lulusan program sarjana Biologi dari Universitas Jenderal Soedirman. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister di bidang Kehutanan di Universitas Gadjah Mada.

Sebelum berkiprah di pemerintahan, Nanik dikenal sebagai jurnalis. Ia memulai karier di Tabloid Bangkit yang berada dalam kelompok media Kompas Gramedia, kemudian melanjutkan kiprah sebagai pimpinan media di Kelompok Media Peluang. Pengalamannya di dunia komunikasi dan media menjadi salah satu modal yang kemudian membawanya masuk ke lingkaran politik dan pemerintahan.

Nama Nanik semakin dikenal secara nasional setelah terlibat dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019. Setelah Prabowo menjadi presiden, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan sebelum kemudian diangkat menjadi Wakil Kepala BGN pada September 2025.

Dalam struktur BGN, Nanik sebelumnya menangani bidang Komunikasi Publik dan Investigasi serta berperan sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Program MBG. Kini, dengan jabatan barunya sebagai Kepala BGN, ia diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Pergantian ini menandai transisi kepemimpinan di lembaga yang mengelola program gizi nasional. Jika sebelumnya BGN dipimpin oleh seorang ahli serangga yang berasal dari lingkungan akademik pertanian, kini tongkat estafet kepemimpinan berada di tangan seorang sarjana biologi yang memiliki pengalaman panjang di bidang komunikasi, media, dan manajemen program pemerintah. (adm)

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Dukuhrejo

910 910

901 1811

1811

1811 1811

TOTAL : 1811 ORANG

910

LAKI-LAKI

901

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo
Desa : Dukuhrejo
Kecamatan : Bayan
Kabupaten : Purworejo
Kodepos : 54224

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.309.615.751,00
Realisasi:RP 1.256.766.409,00

95.96%

Belanja

Anggaran:Rp 1.183.606.540,00
Realisasi:RP 1.111.626.971,00

93.92%

Pembiayaan

Anggaran:Rp 186.579.789,00
Realisasi:RP 186.579.789,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 1.685.093,00
Realisasi:RP 1.685.093,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 113.275.736,00
Realisasi:RP 102.265.895,00

90.28%

Dana Desa

Anggaran:Rp 765.705.000,00
Realisasi:RP 765.705.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 56.037.550,00
Realisasi:RP 37.060.550,00

66.14%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 326.292.400,00
Realisasi:RP 313.188.400,00

95.98%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran:Rp 45.421.272,00
Realisasi:RP 35.162.552,00

77.41%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Anggaran:Rp 838.700,00
Realisasi:RP 838.700,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 360.000,00
Realisasi:RP 860.219,00

238.95%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 559.256.090,00
Realisasi:RP 503.651.821,00

90.06%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 240.564.800,00
Realisasi:RP 229.852.700,00

95.55%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 313.872.450,00
Realisasi:RP 313.072.450,00

99.75%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 15.913.200,00
Realisasi:RP 11.050.000,00

69.44%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 54.000.000,00
Realisasi:RP 54.000.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

BERITA NASIONAL

BGN Berganti Nahkoda: Dari Entomolog ke Lulusan Biologi

Dukuhrejo.id -- Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai kepala lembaga tersebut menggantikan Dadan Hindayana. Keputusan ini menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program strategis BGN, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Pergantian tersebut juga menarik perhatian karena latar belakang pendidikan kedua tokoh yang berbeda. Dadan Hindayana dikenal sebagai akademisi dan pakar entomologi atau ilmu serangga. Sebelum memimpin BGN, ia merupakan dosen di Departemen Proteksi Tanaman Institut Pertanian Bogor (IPB) dan menempuh pendidikan doktoral di bidang entomologi di Jerman.

Sementara itu, penggantinya, Nanik S. Deyang, memiliki latar belakang pendidikan di bidang biologi. Bahkan dalam perkenalan pertamanya sebagai Kepala BGN, Nanik secara khusus menegaskan bahwa dirinya merupakan lulusan Biologi, bukan Kehutanan sebagaimana sempat beredar dalam sejumlah pemberitaan. Ia menyebut dirinya sebagai Sarjana Biologi dan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Berdasarkan profil yang dipublikasikan BGN dan sejumlah media, Nanik merupakan lulusan program sarjana Biologi dari Universitas Jenderal Soedirman. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister di bidang Kehutanan di Universitas Gadjah Mada.

Sebelum berkiprah di pemerintahan, Nanik dikenal sebagai jurnalis. Ia memulai karier di Tabloid Bangkit yang berada dalam kelompok media Kompas Gramedia, kemudian melanjutkan kiprah sebagai pimpinan media di Kelompok Media Peluang. Pengalamannya di dunia komunikasi dan media menjadi salah satu modal yang kemudian membawanya masuk ke lingkaran politik dan pemerintahan.

Nama Nanik semakin dikenal secara nasional setelah terlibat dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019. Setelah Prabowo menjadi presiden, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan sebelum kemudian diangkat menjadi Wakil Kepala BGN pada September 2025.

Dalam struktur BGN, Nanik sebelumnya menangani bidang Komunikasi Publik dan Investigasi serta berperan sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Program MBG. Kini, dengan jabatan barunya sebagai Kepala BGN, ia diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Pergantian ini menandai transisi kepemimpinan di lembaga yang mengelola program gizi nasional. Jika sebelumnya BGN dipimpin oleh seorang ahli serangga yang berasal dari lingkungan akademik pertanian, kini tongkat estafet kepemimpinan berada di tangan seorang sarjana biologi yang memiliki pengalaman panjang di bidang komunikasi, media, dan manajemen program pemerintah. (adm)

Beri Komentar

Komentar Facebook