Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
" SUGENG RAWUH DI WEBSITE RESMI DESA DUKUHREJO "

Info

BERITA NASIONAL

Nasib Ribuan Motor Listrik MBG Rp 1 Triliun: Mangkrak di Gudang Sentul, Vendornya Jadi Tersangka

 

Dukuhrejo.id -- Ribuan sepeda motor listrik yang diperuntukkan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kini masih terbengkalai di sebuah gudang di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kendaraan-kendaraan tersebut awalnya dirancang sebagai sarana distribusi logistik makanan bergizi, namun belum juga digunakan akibat terseret dalam kasus dugaan korupsi yang tengah diselidiki oleh Kejaksaan Agung.

Motor listrik yang diketahui berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) itu menjadi bagian dari proyek besar pemerintah yang nilainya mencapai sekitar Rp 1 triliun. Proyek tersebut mencakup pengadaan lebih dari 21 ribu unit kendaraan listrik guna mendukung operasional program MBG di berbagai daerah di Indonesia. Namun, alih-alih dimanfaatkan, ribuan unit justru terparkir rapi dalam kondisi baru di gudang.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyita seluruh motor listrik tersebut sebagai barang bukti. Menurutnya, penyidik tidak memerlukan semua unit kendaraan untuk kepentingan pembuktian dalam perkara ini. Fokus utama penyidikan lebih diarahkan pada proses pengadaan yang diduga mengandung unsur tindak pidana korupsi.

Ia menjelaskan bahwa penyidik hanya membutuhkan sebagian bukti yang mampu menggambarkan alur dan mekanisme pengadaan proyek tersebut. Dengan demikian, keberadaan ribuan unit motor di gudang tidak serta-merta harus disita seluruhnya, mengingat kendaraan tersebut juga berkaitan dengan pelayanan publik yang semestinya tetap dapat dimanfaatkan di masa depan.

baca juga : https://dukuhrejo.id/artikel/2026/6/10/sebanyak-24-sppg-di-purworejo-sementara-tidak-beroperasi-menanti-verifikasi-ipal-sesuai-ketentuan-bgn

Meski tidak disita, Syarief memastikan bahwa motor listrik tersebut tetap menjadi bagian penting dalam penyidikan kasus korupsi tata kelola program MBG. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa proyek pengadaan kendaraan listrik tersebut memang terkait langsung dengan perkara yang sedang diusut. Gudang di kawasan Sentul disebut sebagai salah satu lokasi penyimpanan utama kendaraan-kendaraan tersebut.

Screenshot_2026-06-15_093359 

Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah menetapkan seorang tersangka dari pihak penyedia. Andri Mulyono, yang menjabat sebagai Komisaris sekaligus pengendali PT YAT, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah ditemukan minimal dua alat bukti yang cukup. Perusahaan tersebut diketahui berperan sebagai vendor penyedia motor listrik dalam proyek pengadaan untuk BGN.

Penetapan tersangka ini menjadi bagian dari upaya Kejagung untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam tata kelola proyek MBG selama periode 2025 hingga 2026. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk menelusuri alur pengadaan, penggunaan anggaran, serta proses distribusi yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, ribuan motor listrik jenis Emmo JVX GT ditemukan dalam kondisi terparkir di area terbuka sebuah gudang industri di Sentul. Kendaraan berwarna biru-hitam tersebut tampak masih baru, bahkan sebagian masih dilapisi plastik pelindung di beberapa bagian bodinya. Logo BGN juga masih terlihat jelas menempel pada kendaraan-kendaraan tersebut, menandakan bahwa unit-unit ini belum pernah digunakan sejak pengadaannya.

Padahal, pada awalnya motor listrik ini dirancang sebagai tulang punggung distribusi program MBG, yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Kendaraan tersebut diharapkan mampu menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, secara efisien dan ramah lingkungan.

Namun hingga pertengahan 2026, proyek bernilai fantastis tersebut justru menghadapi kendala serius akibat dugaan korupsi, yang berujung pada terbengkalainya ribuan unit kendaraan. Nasib motor-motor listrik tersebut kini masih belum jelas, menunggu perkembangan proses hukum serta keputusan pemerintah terkait pemanfaatan aset negara yang terlanjur diadakan tersebut. (adm)

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Dukuhrejo

910 910

901 1811

1811

1811 1811

TOTAL : 1811 ORANG

910

LAKI-LAKI

901

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo
Desa : Dukuhrejo
Kecamatan : Bayan
Kabupaten : Purworejo
Kodepos : 54224

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.309.615.751,00
Realisasi:RP 1.256.766.409,00

95.96%

Belanja

Anggaran:Rp 1.183.606.540,00
Realisasi:RP 1.111.626.971,00

93.92%

Pembiayaan

Anggaran:Rp 186.579.789,00
Realisasi:RP 186.579.789,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 1.685.093,00
Realisasi:RP 1.685.093,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 113.275.736,00
Realisasi:RP 102.265.895,00

90.28%

Dana Desa

Anggaran:Rp 765.705.000,00
Realisasi:RP 765.705.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 56.037.550,00
Realisasi:RP 37.060.550,00

66.14%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 326.292.400,00
Realisasi:RP 313.188.400,00

95.98%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran:Rp 45.421.272,00
Realisasi:RP 35.162.552,00

77.41%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Anggaran:Rp 838.700,00
Realisasi:RP 838.700,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 360.000,00
Realisasi:RP 860.219,00

238.95%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 559.256.090,00
Realisasi:RP 503.651.821,00

90.06%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 240.564.800,00
Realisasi:RP 229.852.700,00

95.55%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 313.872.450,00
Realisasi:RP 313.072.450,00

99.75%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 15.913.200,00
Realisasi:RP 11.050.000,00

69.44%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 54.000.000,00
Realisasi:RP 54.000.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

BERITA NASIONAL

Nasib Ribuan Motor Listrik MBG Rp 1 Triliun: Mangkrak di Gudang Sentul, Vendornya Jadi Tersangka

 

Dukuhrejo.id -- Ribuan sepeda motor listrik yang diperuntukkan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kini masih terbengkalai di sebuah gudang di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kendaraan-kendaraan tersebut awalnya dirancang sebagai sarana distribusi logistik makanan bergizi, namun belum juga digunakan akibat terseret dalam kasus dugaan korupsi yang tengah diselidiki oleh Kejaksaan Agung.

Motor listrik yang diketahui berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) itu menjadi bagian dari proyek besar pemerintah yang nilainya mencapai sekitar Rp 1 triliun. Proyek tersebut mencakup pengadaan lebih dari 21 ribu unit kendaraan listrik guna mendukung operasional program MBG di berbagai daerah di Indonesia. Namun, alih-alih dimanfaatkan, ribuan unit justru terparkir rapi dalam kondisi baru di gudang.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyita seluruh motor listrik tersebut sebagai barang bukti. Menurutnya, penyidik tidak memerlukan semua unit kendaraan untuk kepentingan pembuktian dalam perkara ini. Fokus utama penyidikan lebih diarahkan pada proses pengadaan yang diduga mengandung unsur tindak pidana korupsi.

Ia menjelaskan bahwa penyidik hanya membutuhkan sebagian bukti yang mampu menggambarkan alur dan mekanisme pengadaan proyek tersebut. Dengan demikian, keberadaan ribuan unit motor di gudang tidak serta-merta harus disita seluruhnya, mengingat kendaraan tersebut juga berkaitan dengan pelayanan publik yang semestinya tetap dapat dimanfaatkan di masa depan.

baca juga : https://dukuhrejo.id/artikel/2026/6/10/sebanyak-24-sppg-di-purworejo-sementara-tidak-beroperasi-menanti-verifikasi-ipal-sesuai-ketentuan-bgn

Meski tidak disita, Syarief memastikan bahwa motor listrik tersebut tetap menjadi bagian penting dalam penyidikan kasus korupsi tata kelola program MBG. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa proyek pengadaan kendaraan listrik tersebut memang terkait langsung dengan perkara yang sedang diusut. Gudang di kawasan Sentul disebut sebagai salah satu lokasi penyimpanan utama kendaraan-kendaraan tersebut.

Screenshot_2026-06-15_093359 

Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah menetapkan seorang tersangka dari pihak penyedia. Andri Mulyono, yang menjabat sebagai Komisaris sekaligus pengendali PT YAT, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah ditemukan minimal dua alat bukti yang cukup. Perusahaan tersebut diketahui berperan sebagai vendor penyedia motor listrik dalam proyek pengadaan untuk BGN.

Penetapan tersangka ini menjadi bagian dari upaya Kejagung untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam tata kelola proyek MBG selama periode 2025 hingga 2026. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk menelusuri alur pengadaan, penggunaan anggaran, serta proses distribusi yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, ribuan motor listrik jenis Emmo JVX GT ditemukan dalam kondisi terparkir di area terbuka sebuah gudang industri di Sentul. Kendaraan berwarna biru-hitam tersebut tampak masih baru, bahkan sebagian masih dilapisi plastik pelindung di beberapa bagian bodinya. Logo BGN juga masih terlihat jelas menempel pada kendaraan-kendaraan tersebut, menandakan bahwa unit-unit ini belum pernah digunakan sejak pengadaannya.

Padahal, pada awalnya motor listrik ini dirancang sebagai tulang punggung distribusi program MBG, yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Kendaraan tersebut diharapkan mampu menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, secara efisien dan ramah lingkungan.

Namun hingga pertengahan 2026, proyek bernilai fantastis tersebut justru menghadapi kendala serius akibat dugaan korupsi, yang berujung pada terbengkalainya ribuan unit kendaraan. Nasib motor-motor listrik tersebut kini masih belum jelas, menunggu perkembangan proses hukum serta keputusan pemerintah terkait pemanfaatan aset negara yang terlanjur diadakan tersebut. (adm)

Beri Komentar

Komentar Facebook